FBI Buat Situs Untuk Menangkap Penembakan Brown University

fbi-buat-situs-untuk-menangkap-penembakan-brown-university

FBI Buat Situs Untuk Menangkap Penembakan Brown University. Birometer Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat meluncurkan situs khusus untuk mengumpulkan informasi dari masyarakat terkait penembakan massal di Brown University, Providence, Rhode Island, pada 13 Desember 2025. Langkah ini diambil karena pelaku masih buron setelah menewaskan dua mahasiswa dan melukai sembilan lainnya. Situs tersebut memungkinkan publik mengunggah foto atau video yang mungkin membantu identifikasi dan penangkapan tersangka. MAKNA LAGU

Kronologi Penembakan di Kampus: FBI Buat Situs Untuk Menangkap Penembakan Brown University

Insiden terjadi sekitar pukul 16.00 waktu setempat di gedung Barus and Holley, yang menampung fakultas teknik dan fisika. Saat itu, sedang berlangsung sesi ujian akhir semester. Pelaku, seorang pria berpakaian hitam gelap yang mungkin berusia 30-an, masuk ke ruang kelas lantai satu dan langsung menembak. Korban tewas dan luka semuanya mahasiswa. Pelaku kabur dengan berjalan kaki, meninggalkan jejak di kamera pengawas yang menunjukkan ia berbelok ke arah Waterman Street. Polisi sempat salah informasikan bahwa tersangka ditangkap, tapi kemudian dikoreksi bahwa pencarian masih berlanjut.

Peran Situs FBI dalam Penyelidikan: FBI Buat Situs Untuk Menangkap Penembakan Brown University

FBI segera membuat portal online khusus untuk menerima tips, termasuk unggahan gambar dan rekaman video dari saksi atau warga sekitar. Ini menjadi strategi utama karena rekaman pengawas belum menunjukkan wajah pelaku secara jelas. Lebih dari 400 personel dari polisi lokal, negara bagian, dan federal dikerahkan untuk menyisir area kampus serta lingkungan sekitar. Situs ini diharapkan mempercepat pengumpulan bukti digital, mengingat banyak orang mungkin memiliki rekaman dari ponsel saat kejadian. Polisi Providence juga membuka saluran telepon khusus untuk laporan langsung.

Dampak dan Respons Masyarakat

Kampus Brown University dan area sekitarnya langsung lockdown berjam-jam, memaksa mahasiswa bersembunyi di ruang tertutup. Presiden universitas menyatakan duka mendalam, menyebut hari itu sebagai momen kesedihan besar bagi komunitas. Wali Kota Providence dan Gubernur Rhode Island menggelar konferensi pers, menjanjikan penyelidikan menyeluruh. Kejadian ini menambah daftar panjang kekerasan senjata di kampus Amerika tahun ini, memicu seruan lebih kuat untuk pengendalian senjata. Masyarakat diminta tetap waspada dan segera laporkan informasi apa pun.

Kesimpulan

Peluncuran situs khusus oleh FBI untuk kasus penembakan Brown University menunjukkan pendekatan modern dalam memburu pelaku yang masih bebas. Dengan dua nyawa hilang dan sembilan terluka, upaya ini krusial untuk keadilan bagi korban serta keluarga. Manhunt besar-besaran terus berlangsung, diharapkan membuahkan hasil cepat berkat partisipasi publik. Tragedi ini kembali mengingatkan betapa pentingnya keamanan di tempat pendidikan dan kerjasama masyarakat dengan aparat untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *