Pasukan Elite Delta Force AS Berhasil Tangkap Maduro. Operasi militer Amerika Serikat yang berani berhasil menangkap Nicolás Maduro, presiden Venezuela yang sedang menjabat, beserta istrinya Cilia Flores, pada dini hari 3 Januari 2026. Pasukan elite Delta Force memimpin serangan langsung ke kompleks kediaman Maduro di Caracas, didukung serangan udara untuk menekan pertahanan Venezuela. Operasi bernama Absolute Resolve ini berlangsung cepat dan minim korban di pihak Amerika, meski satu helikopter terkena tembakan tapi tetap bisa terbang. Maduro kemudian diterbangkan ke kapal perang USS Iwo Jima, sebelum dibawa ke New York untuk menghadapi tuduhan narkoterorisme yang telah bergulir sejak 2020. Kejadian ini menandai intervensi militer langsung Amerika terhadap pemimpin negara asing yang jarang terjadi sejak puluhan tahun lalu. BERITA BASKET
Peran Pasukan Elite Delta Force: Pasukan Elite Delta Force AS Berhasil Tangkap Maduro
Delta Force, unit khusus Angkatan Darat Amerika yang terkenal dengan operasi rahasia dan berisiko tinggi, menjadi ujung tombak penangkapan ini. Mereka berlatih berbulan-bulan menggunakan replika persis kediaman Maduro, termasuk ruang aman dengan pintu baja. Didukung regu penerbangan khusus 160th Special Operations Aviation Regiment, pasukan ini mendarat dengan helikopter di tengah malam, menembus pertahanan, dan menangkap Maduro serta istrinya tanpa perlawanan signifikan. Informasi intelijen dari tim rahasia di lapangan membantu menentukan lokasi tepat dan rutinitas harian Maduro. Operasi ini mirip dengan misi legendaris mereka di masa lalu, menunjukkan kemampuan presisi tinggi dalam menghadapi ancaman yang dijaga ketat.
Persiapan dan Jalannya Operasi: Pasukan Elite Delta Force AS Berhasil Tangkap Maduro
Persiapan operasi ini matang selama berbulan-bulan, melibatkan pengumpulan intelijen mendalam tentang gerak-gerik Maduro. Serangan udara pendahuluan menargetkan sistem pertahanan udara dan situs militer di sekitar Caracas, menciptakan koridor aman bagi helikopter. Pada pukul 2 pagi waktu setempat, pasukan mendarat di kompleks militer tempat Maduro berada. Mereka bergerak cepat, membuka paksa pintu-pintu pengaman, dan menangkap target utama. Maduro sempat mencoba masuk ke ruang aman, tapi terlambat. Seluruh proses berlangsung singkat, dengan Maduro dan istrinya langsung dibawa keluar Venezuela. Hadiah penangkapan 50 juta dolar yang sebelumnya ditawarkan kini tak lagi relevan, karena penangkapan dilakukan langsung oleh militer.
Reaksi Domestik dan Internasional
Reaksi terhadap operasi ini sangat terpolarisasi. Di Venezuela, pemerintah sementara mengecam sebagai agresi dan pelanggaran kedaulatan, sementara oposisi dan banyak warga merayakan sebagai akhir dari rezim yang kontroversial. Komunitas Venezuela di luar negeri, terutama di Amerika, bergembira besar. Secara internasional, beberapa negara mengkritik tindakan ini sebagai intervensi ilegal, sementara yang lain mendukung upaya akuntabilitas atas tuduhan narkoba. Amerika Serikat menyatakan akan mengawasi transisi kekuasaan di Venezuela untuk stabilitas regional, termasuk pengelolaan sumber daya minyak. Proses hukum Maduro di New York dijadwalkan segera, dengan dakwaan baru yang melibatkan lingkaran dalamnya.
Kesimpulan
Keberhasilan pasukan elite Delta Force menangkap Nicolás Maduro merupakan momen bersejarah yang mengakhiri kepemimpinannya secara dramatis. Operasi ini tidak hanya menegakkan tuduhan narkoterorisme berat, tapi juga menunjukkan komitmen Amerika dalam menghadapi ancaman lintas batas. Meski menuai kontroversi soal legalitas dan kedaulatan, kejadian ini membuka peluang transisi di Venezuela yang telah lama dilanda krisis. Proses pengadilan di New York akan menjadi sorotan dunia, sekaligus menguji akuntabilitas pemimpin global. Bagi Venezuela, ini bisa menjadi awal pemulihan, asal diikuti reformasi damai dan inklusif.