Banjir di Kabupaten Ciamis Jawa Barat

Banjir di Kabupaten Ciamis Jawa Barat

Banjir di Kabupaten Ciamis Jawa Barat. Hujan deras yang mengguyur wilayah Jawa Barat sejak Selasa malam 18 Februari 2025 hingga Rabu dini hari 19 Februari 2025 menyebabkan banjir di sejumlah kecamatan di Kabupaten Ciamis. Banjir terparah terjadi di Kecamatan Ciamis, Banjar, dan Rajadesa, di mana air sungai Cimanuk dan Cisayong meluap melewati tanggul serta drainase kota yang tidak mampu menampung debit air. Hingga Rabu siang 19 Februari 2025, BPBD Kabupaten Ciamis mencatat lebih dari 1.200 rumah terendam, 4 desa terisolasi, dan 1 jembatan gantung putus. Tidak ada korban jiwa, tetapi ratusan warga mengungsi ke posko-posko darurat dan rumah ibadah. MAKNA LAGU

Kronologi dan Dampak Banjir: Banjir di Kabupaten Ciamis Jawa Barat

Hujan intensitas tinggi mulai turun sejak pukul 22.00 WIB Selasa 18 Februari 2025. Debit Sungai Cimanuk di Pos Duga Banjir Ciamis naik drastis dari 250 m³/detik menjadi lebih dari 1.200 m³/detik dalam waktu kurang dari 4 jam. Akibatnya, air meluap ke permukiman di Kelurahan Ciamis, Mekarsari, dan Linggarjati. Di Kecamatan Banjar, banjir rob dari Sungai Citanduy menyebabkan 450 rumah di Kampung Cikondang dan Kampung Cisantana terendam hingga lutut orang dewasa.
Empat desa di Kecamatan Rajadesa (Cisaga, Mekarwangi, Cikole, dan Mekarwangi) mengalami isolasi karena jalan penghubung tertutup longsor kecil dan genangan air setinggi 1–1,5 meter. Satu jembatan gantung di Desa Cikole putus karena terbawa arus, memutus akses warga ke pusat kecamatan. BPBD melaporkan 1.247 rumah terendam, 28 hektare sawah terendam, dan 15 hektare lahan pertanian hortikultura rusak. Kerugian material sementara diperkirakan mencapai Rp 4,8 miliar.

Penanganan dan Respons Pemerintah Daerah: Banjir di Kabupaten Ciamis Jawa Barat

BPBD Kabupaten Ciamis langsung mengaktifkan posko bencana di Kecamatan Ciamis dan Banjar sejak Rabu dini hari. Sebanyak 1.150 jiwa mengungsi ke 12 posko pengungsian yang disiapkan di masjid, madrasah, dan balai desa. Bantuan logistik berupa makanan siap saji, air bersih, selimut, dan obat-obatan telah didistribusikan ke lokasi terdampak. Bupati Ciamis Herdiat Sunarya meninjau lokasi banjir di Kelurahan Ciamis dan Kampung Cikondang pada Rabu siang serta memerintahkan percepatan pembersihan material longsor dan genangan.
Pemkab Ciamis berkoordinasi dengan BNPB Jawa Barat untuk mendatangkan dua unit pompa air berkapasitas besar guna mempercepat penyedotan air di permukiman. Pembersihan saluran irigasi dan normalisasi sungai kecil juga dipercepat agar banjir tidak berulang saat hujan kembali turun. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan telah menginstruksikan bantuan tambahan dari provinsi, termasuk 500 paket sembako dan 200 unit tenda pengungsian.

Kesimpulan

Banjir di Kabupaten Ciamis pada 19 Februari 2025 akibat hujan deras dan luapan Sungai Cimanuk serta Citanduy menunjukkan bahwa musim hujan tahun ini masih menyimpan risiko tinggi bagi wilayah rawan banjir. Lebih dari 1.200 rumah terendam dan akses beberapa desa terputus sementara menjadi dampak langsung yang harus ditangani cepat. Respons BPBD, Pemkab Ciamis, dan provinsi yang sigap dalam evakuasi dan distribusi bantuan patut diapresiasi karena berhasil meminimalkan korban jiwa. Namun banjir berulang di kawasan ini mengingatkan perlunya normalisasi sungai, pembersihan drainase kota, dan relokasi warga di zona bahaya secara bertahap. Masyarakat diimbau tetap waspada, mengikuti informasi resmi BMKG dan BPBD, serta tidak memaksakan diri melintasi genangan atau longsor. Semoga banjir segera surut dan warga dapat kembali beraktivitas normal dalam waktu singkat. Pencegahan dan kesiapsiagaan bersama menjadi kunci utama menghadapi musim hujan yang masih panjang.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *