Kabel yang Menjuntai Menyampai Tiang Miring di Tebet

kabel-yang-menjuntai-menyampai-tiang-miring-di-tebet

Kabel yang Menjuntai Menyampai Tiang Miring di Tebet. Kondisi kabel utilitas yang menjuntai rendah disertai tiang penyangga miring di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, menjadi perhatian serius belakangan ini. Terutama di sepanjang Jalan Dr. Soepomo, kabel-kabel listrik dan fiber optik terlihat semrawut, menggantung hingga hampir menyentuh trotoar. Tinggi kabel dari permukaan tanah sering kali tak lebih dari dua meter, bahkan ada yang disangga sementara dengan bambu agar tidak menghalangi akses kendaraan. Fenomena ini tidak hanya mengganggu estetika kota, tapi juga menimbulkan risiko keselamatan bagi pejalan kaki dan pengendara. Pada 17 Desember 2025, petugas mulai melakukan penataan awal, dengan mengikat dan mengkepang kabel untuk mengurangi bahaya langsung. BERITA BOLA

Kondisi di Lapangan: Kabel yang Menjuntai Menyampai Tiang Miring di Tebet

Pantauan di lokasi menunjukkan masalah ini tersebar di beberapa titik strategis. Mulai dari perempatan Jalan Tebet Raya dan Jalan Dr. Soepomo, depan kantor kecamatan setempat, hingga menuju arah Patung Pancoran. Kabel-kabel sering diikat seadanya pada tiang atau bahkan pohon, sementara sebagian lain dibiarkan menggantung bebas. Beberapa tiang penyangga tampak doyong atau miring ke arah jalan, diduga karena beban kabel yang berlebih atau kurangnya perawatan. Ada setidaknya tujuh tiang yang kondisinya miring parah, membuat pejalan kaki harus ekstra hati-hati saat melintas. Di beberapa spot, trotoar yang baru direvitalisasi justru terganggu oleh kabel yang melintang, memaksa orang untuk merunduk atau bergeser ke badan jalan. Kondisi ini semakin riskan saat cuaca buruk, di mana angin kencang bisa memperburuk situasi.

Respons Warga dan Dampaknya: Kabel yang Menjuntai Menyampai Tiang Miring di Tebet

Warga sekitar menyatakan kekhawatiran mendalam atas kondisi ini. Seorang penduduk bernama Ramdani, misalnya, menyebut masalah kabel menjuntai sudah ada sejak lama, bahkan sebelum perbaikan trotoar beberapa bulan lalu. Ia khawatir tiang miring bisa roboh tiba-tiba, terutama mengingat baru-baru ini ada pohon tumbang akibat angin. Pedagang lokal juga merasa tidak nyaman, karena kabel semrawut mengurangi rasa aman di area tersebut. Banyak yang mengeluh trotoar menjadi kurang ramah pejalan kaki, dengan jalur sering terhalang. Risiko korsleting atau kecelakaan semakin tinggi, apalagi di kawasan padat seperti Tebet yang ramai lalu lintas. Keluhan ini mendorong otoritas setempat untuk bertindak cepat, meski warga berharap solusi lebih permanen daripada sekadar pengikatan sementara.

Upaya Penanganan Saat Ini

Petugas dari dinas terkait, termasuk satgas bina marga, telah turun tangan untuk merapikan kabel. Mereka mengikat dan mengkepang kabel agar tidak lagi membahayakan, sehingga trotoar kembali lebih nyaman dilalui. Camat Tebet mengonfirmasi bahwa penertiban melibatkan personel dari tingkat kecamatan hingga dinas provinsi. Untuk tiang miring, langkah awal adalah pengamanan darurat sambil berkoordinasi dengan pemilik utilitas. Meski penataan kabel sudah menunjukkan kemajuan, perbaikan tiang memerlukan alat berat dan koordinasi lebih lanjut. Upaya ini diharapkan bisa mengembalikan keamanan dan kerapian kawasan dalam waktu dekat.

Kesimpulan

Masalah kabel menjuntai dan tiang miring di Tebet mencerminkan tantangan pengelolaan infrastruktur utilitas di kota besar. Meski sudah ada respons cepat dengan penataan sementara, diperlukan langkah jangka panjang seperti pemindahan kabel ke jaringan bawah tanah untuk mencegah kejadian serupa. Kolaborasi antara pemerintah daerah, pemilik utilitas, dan masyarakat menjadi kunci utama. Dengan penanganan yang sedang berjalan, kawasan Tebet diharapkan segera kembali aman dan tertata, memberikan kenyamanan bagi semua pengguna jalan. Kejadian ini juga jadi pengingat pentingnya pemeliharaan rutin agar kota tetap layak huni.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *